Halaman

Sabtu, 25 Oktober 2014

SALURAN DISTRIBUSI

a.    Manfaat penggunaan saluran distribusi. Beri penjelasan mengapa banyak perusahaan tidak memasarkan langsung produknya ke konsumen.

Peranan Perantara
Penggunaan perantara sebagian besar karena keunggulan efisiensi mereka dalam membuat barang tersedia secara luas dan mudah diperoleh pasar sasaran. Perantara pemasaran, dengan hubungan, pengalaman, spesialisasi, dan skala operasi mereka, biasanya menawarkan kepada perusahaan lebih banyak daripada yang dapat mereka capai sendiri.
Dari segi sistem ekonomi, peran dasar perantara pemasaran adalah mengubah persediaan yang bersifat heterogen menjadi berbagai macam barang yang ingin dibeli orang.
Menurut Stern dan El-Ansary : Perantara melancarkan arus barang dan jasa. Prosedur ini diperlukan untuk menjembatani ketidaksesuaian antara berbagai barang dan jasa yang dihasilkan produsen dan bermacam barang yang diminta konsumen.
Ketidaksesuaian itu timbul dari kenyataan bahwa produsen biasanya menghasilkan sejumlah besar barang dengan variasi terbatas, sedangkan konsumen biasanya menginginkan jumlah terbatas dari berbagai jenis barang. Selama suatu lembaga atau perusahaan itu menawarkan barang atau jasa, masalah distribusi ini tidak dapat dipisahkan. Kegiatan distribusi selalu dilakukan meskipun tidak menggunakan perantara sebagai lembaga. Jadi, kegiatan distribusinya langsung diarahkan oleh produsen kepada konsumennya. Namun tidak jarang para perantara ini digunakan oleh produsen untuik mendistribusikan hasil produksinya kepada pembeli akhir. Perantara pemasaran ini merupakan lembaga atau individu yang menjalankan kegiatan khusus di bidang distribusi. Mereka itu adalah:
1.      Perantara pedagang
2.      Perantara agen
Meskipun sama-sama perantara, tetapi mereka mempunyai perbedaan-perbedaan. Pada umumnya, alasan utama untuk menggunakan perantara adalah bahwa mereka ini dapat membantu meningkatkan efisiensi distribusi
Penggunaan perantara mempunyai beberapa keuntungan, yaitu:
1.      Mengurangi tugas produsen dalam kegiatan distribusi untuk mencapai konsumen. Produsen cukup menghubungi perantara untuk menyampaikan produknya kepada konsumen yang banyak. Ini dipandang lebih efisien.
2.      Kegiatan distribusinya cukup baik bilamana perantara sudah mempunyai pengalaman. Mereka dipandang lebih baik karena memang tugas yang dilakukan hanyalah di bidang distribusi.
3.      Perantara dapat membantu menyediakan peralatan dan jasa reparasi yang dibutuhkan untuk beberapa jenis produk tertentu, sehingga produsen tidak perlu menyediakannya.
4.      Perantara dapat membantu di bidang pengangkutan dengan menyediakan alat-alat transpor sehingga meringankan beban produsen maupun konsumen yang mencarinya.
5.      Perantara dapat membantu di bidang penyimpanan dengan menyediakan fasilitas-fasilitas penyimpanan, seperti gudang dan fasilitas penyimpanan lainnya sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan oleh konsumen dapat memenuhinya.
6.      Perantara dapat membantu di bidang keuangan dengan menyediakan sejumlah dana untuk melakukan penjualan secara kredit kepada pembeli akhir, atau untuk melakukan pembelian tunai dari produsen.
7.      Keuntungan lain yang dapat diharapkan oleh produsen dari perantara ini adalah:
o   Membantu dalam pencarian konsumen
o   Membantu dalam kegiatan pormosi
o   Membantu dalam penyediaan informasi
o   Membantu dalam pengepakan dan pembungkusan
o   Membantu dalam penyortiran

b.   Beri contoh produk/perusahaan yang sdr kenal tentang manfaat yang didapat dari penggunaan saluran distribusi. Dan beri penjelasan jenis saluran distribusi apa yang digunakan oleh produk/perusahaan yang sdr kemukakan. Apakah menggunakan saluran satu, dua, atau tiga tingkat?

Ada beberapa alternatif jenis saluran yang dapat digunakan berdasarkan jenis produk dan segmen pasarnya, yaitu:
1) Saluran distribusi barang konsumsi
2) Saluran distribusi barang industri
3) Saluran distribusi jasa

1. Saluran Distribusi Barang Konsumsi
Penjualan barang konsumsi ditujukan untuk pasar konsumen, dimana umumnya dijual melalui perantara. Hal ini dimaksudkan untuk menekan biaya pencapaian pasar yang luas menyebar yang tidak mungkin dicapai produsen satu persatu. Dalam menyalurkan barang konsumsi ada lima jenis saluran yang dapat digunakan.
a.       Produsen – Konsumen
Bentuk saluran distribusi yang paling pendek dan yang paling sederhana adalah saluran distribusi dari produsen ke konsumen, tanpa menggunakan perantara. Produsen dapat menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung mendatangi rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Oleh karena itu saluran ini disebut saluran distribusi langsung.
b)      Produsen – Pengecer – Konsumen
Seperti hainya dengan jenis saluran yang pertama (Produsen – Konsumen), saluran ini juga disebut sebagai saluran distribusi langsung. Disini, pengecer besar langsung melakukan pembelian kepada produsen. Adapula beberapa produsen yang mendirikan toko pengecer sehingga dapat secara langsung melayani konsumen. Namun alternatif akhir ini tidak umum dipakai.
c)      Produsen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Saluran distribusi semacam ini banyak digunakan oleh produsen, dan dinamakan sebagai saluran distribusi tradisional. Disini, produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar, kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.
d)     Produsen – Agen – Pengecer – Konsumen
Disini, produsen memilih agen sebagai penyalurnya. la menjalankan kegiatan perdagangan besar, dalam saluran distribusi yang ada. Sasaran penjualannya terutama ditujukan kepada para pengecer besar.
e)      Produsen – Agen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Dalam saluran distribusi, sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil. Agen yang terlihat dalam saluran distribusi ini terutama agen penjualan.  
2. Saluran Distribusi Barang Industri
Karena karakteristik yang ada pada barang industri berbeda dengan barang konsumsi, maka saluran distribusi yang dipakainya juga agak berbeda. Saluran distribusi barang industri juga mempunyai kemungkinan/kesempatan yang sama bagi setiap produsen untuk menggunakan kantor/cabang penjualan. Kantor atau cabang ini digunakan untuk mencapai lembaga distribusi berikutnya. Ada empat macam saluran yang dapat digunakan untuk mencapai pemakai industri. Keempat saluran distribusi itu adalah:
a.       Produsen – Pemakai lndustri
Saluran distribusi dari produsen ke pemakai industri ini merupakan saluran yang paling pendek, dan disebut sebagai saluran distribusi langsung. Biasanya saluran distribusi ini dipakai oleh produsen bilamana transaksi penjualan kepada pemakai industri relatif cukup besar. Saluran distribusi semacam ini cocok untuk barang-barang industri seperti kapal, lokomotif dan sebagainya. (yang tergolong jenis instalasi)
b)      Produsen – Distributor Industri – Pemakai Industri
Produsen barang-barang jenis perlengkapan operasi dan kasesoris,dapat menggunakan distributor industri untuk mencapai pasarnya. Produsen lain yang dapat menggunakan distributor industri sebagai penyalurnya antara lain: produsen barang bangunan, produsen alat-alat untuk bangunan, dan sebagainya.
c)      Produsen – Agen – Pemakai lndustri
Biasanya saluran distribusi semacam ini dipakai oleh produsen yang tidak memiliki departemen pemasaran. Juga perusahaan yang ingin memperkenalkan barang baru atau ingin memasuki daerah pemasaran baru lebih suka menggunakan agen.
d)     Produsen – Agen – Distributor lndustri – Pemakai lndustri
Saluran distribusi ini dapat digunakan oleh perusahaan dengan pertimbangan antara lain bahwa unit penjualannya terlalu kecil untuk dijual secara langsung. Selain itu faktor penyimpanan pada saluran perlu dipertimbangkan pula. Dalam hal ini agen penunjang seperti agen penyimpanan sangat penting peranannya.
3. Saluran Distribusi Jasa
Konsep saluran distribusi juga tidak hanya terbatas pada saluran distribusi barang berwujud saja. Produsen jasa juga menghadapi masalah serupa yakni bagaimana hasil mereka dapat diperoleh sampai ke tangan konsumen. Bagi lembaga penyedia jasa, kebutuhan akan faedah waktu dan tempat menjadi jelas. Jasa harus ditempatkan pada lokasi yang mudah dicapai oleh pemakainya.
Secara tradisional kebanyakan jasa-jasa dijual langsung oleh produsen kepada konsumen atau pemakai industrial. Tenaga perantara tidak digunakan jika jasa-jasa tidak dapat dipisahkan dari penjual, atau jika jasa diciptakan dan dipasarkan seketika itu juga. Pada tahun-tahun belakangan ini, beberapa pengusaha menyadari bahwa ciri tak terpisahkan pada jasa bukan menjadi halangan yang tak dapat ditanggulangi, sehinggajasa dapat disalurkan lewat sistem distribusi penjual. Manajemen pemasaran jasa dapat meluaskan distribusinya. Contohnya dimulai dengan lokasi. Lokasi penjualan jasa harus mudah dicapai pelanggan, oleh karena banyak jasa yang tidak dapat dihantarkan.
Pemasaran jasa perantara merupakan cara lain untuk meluaskan distribusi. Beberapa pihak mengadakan pengaturan dengan perusahaan agar gaji pegawainya dapat langsung dimasukkan dalam rekening pegawai pada bank itu. Jadi majikan menjadi perantara dalam distribusi jasa bankCiri tak teraba pada jasa berarti bahwa masalah distribusi fisik pada dasarnya tidak ada pada kebanyakan produsen jasa. Akan tetapi tidak semua produsen jasa bebas dari masalah distribusi fisik. Seperti hotel atau wisma peristirahatan yang mempunyai kelebihan kamar (persediaan) yang dapat merugikan usaha.

c.    Coba baca materi BMP tentang pemilihan strategi saluran distribusi. Ada tiga pilihan strategi diistribusi (intensif, selektif da ekslusif). Coba beri penjelasan tentang perbedaan dari tiga strategi tersebut. Kemudian beri penjelasan contoh dari produk/perusahaan yang sdr kenal dalam menggunakan salah satu dari tiga strategi tersebut.

1) Distribusi Intensif          
Distribusi intensif digunakan untuk mendistribusikan produk ke hampir semua

saluran sehingga dapat mencapai tingkatan cakupan pasar untuk semua tipe konsumen. Distribusi intensif ini efektif digunakan untuk barang-barang convenience atau barang-barang kebutuhan sehari-hari yang tidak memakan tempat dan tidak memerlukan keahlian tenaga penjual, seperti rokok, sabun mandi, dan sembako.

2) Distribusi Selektif
Distribusi selektif digunakan untuk mendistribusikan produk dengan selektif yaitu untuk suatu daerah pemasaran tertentu hanya dipilih beberapa pengecer atau beberapa toko saja. Distribusi selektif ini cocok untuk produk-produk shopping seperti  komputer, barang-barang elektronik dan buku-buku text.

3) Distribusi Eksklusif
Distribusi selektif digunakan untuk memasarkan produk-produk spesial melalui sstem distribusi eksklusif. Perusahaan hanya menggunakan satu atau bebarapa toko untuk suatu daerah pemasaran tertentu. Distribusi eksklusif ini cocok untuk mendistribusikan barang-barang mewah yang bernilai tinggi seperti jam tangan, mobil, parfum dan benda seni. Hanya konsumen tertentu yang membutuhkannya sehingga mereka mau berkorban untuk mendapatkannya.

Daftar Pustaka
MATERI INISIASI 8 MANAJEMEN PEMASARAN UNIVERSITAS TERBUKA 2014
http://abetamam.blogspot.com/

Merger, Akusisi dan Likuidasi

1.    Perbedaan antara Merger, Akusisi dan Likuidasi dapat kita lihat jelas dari pengertian masing-masing sebagai beikut :
Merger adalah penggabungan dari suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain, untuk itu perusahaan yang membeli akan melanjutkan nama dan identitasnya.
Akuisisi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : akuisisi saham dan akuisisi asset.Akuisisi saham adalah pengambilan alihan atau pembelian saham suatu perusahaan dengan dengan menggunakan kas, saham, atau sekuritas lainnya.Akuisisi asset adalah pengambil alihan perusahaan lain dengan membekukan sebagian besar asset perusahaan tersebut.
Likuidasi adalah berhentinya kegiatan operasi perusahaan secara keseluruhan dengan menjual sebagian atau seluruh aktiva perusahaan, membayar semua utang pajak, kewajiban pada pihak ketiga dan sisanya dibagikan pada sekutu sesuai dengan risiko laba/rugi.

2.    Keuntungan  dan Kelemahan merger, akusisi dan likuidasi

Keuntungan Merger
Pengambilalihan melalui merger lebih sederhana dan lebih murah dibanding pengambilalihan yang lain (Harianto dan Sudomo, 2001, p.641)

Kekurangan Merger
Dibandingkan akuisisi merger memiliki beberapa kekurangan, yaitu harus ada persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan,sedangkan untuk mendapatkan persetujuan tersebut diperlukan waktu yang lama. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.642)

Keuntungan Akuisisi
Keuntungan-keuntungan akuisisi saham dan akuisisi aset adalah sebagai berikut:
a. Akuisisi Saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran Bidding firm, mereka dapat menahan sahamnya dan tidak menjual kepada pihak Bidding firm.
b. Dalam Akusisi Saham, perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan.
c. Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan, akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat (hostile takeover).
d. Akuisisi Aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643-644).

Kekurangan Akuisisi
Kerugian-kerugian akuisisi saham dan akuisisi aset sebagai berikut :
a.Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut, maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga (sekitar 67%) suara setuju pada akuisisi agar akuisisi terjadi.
b. Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger.
c. Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama sehingga menimbulkan biaya legal yang tinggi. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643)

Keuntungan Likuidasi
Kelebihan dari likuidasi adalah Keuntungan/kerugian pada saat Likudasi adalah tanggungjawab bersama seluruh anggota persekutuan komandiiter, termasuk hutang-hutang perusahaan kecuali untuk persero komanditer hanya menggung sebatas modal yang di setornya.

Kekurangan Likuidasi
Nilai Aset Perusahaan pada saat Likuidasi akan turun
Menyebabkan adanya biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat proses likuidasi yang akan menambah beban perusahaan.

3.    Terdapat empat jenis merger yaitu:
1. Merger horisontal, terjadi ketika sebuah perusahaan bergabung dengan perusahaan lain di dalam lini bisnis yang sama.
2. Merger vertikal, berupa akuisisi sebuah perusahaan dengan salah satu pemasok atau pelanggannya.
3.Merger kongenerik akan melibatkan perusahaan-perusahaan yang saling berhubungan tetapi bukan merupakan produsen dari sebuah produk yang sama atau perusahaan yang memiliki hubungan pemasok-produsen.
4.Merger konglomerat, terjadi ketika perusahaan-perusahaan yang tidak saling berhubungan bergabung

Daftar Pustaka :
Rini Dwiyani Hadiwidjaja(2014).Materi Pokok Manajemen Keuangan, Inisiasi VIII. Universitas Terbuka

http://echysharing.blogspot.com/2013/06/kepailitan-likuidasi-merger-dan.html

Jumat, 09 Mei 2014

Tour In hometown

The village is not far Luwuk city which is the capital of the province of Central Sulawesi , Banggai district which is about 27 KM or about 20-30 minutes when using a two-wheeler / four from downtown . On the way to the village we kayutanyo spoiled views of the white sand and could only take a moment to enjoy the beautiful beach Boli'i which is not far from the village of Kayutanyo .
Arriving in the village of Kayutanyo we can immediately enjoy the beautiful cozy atmosphere coupled with the hospitality of its people so that fatigue / cape in the course can be replaced with a hungry stomach atmosphere ada.Kalu kwatir because we do not need the usual stop at the Cafe Revelation which is the place to eat and relax upon waters is a very nice tourist place which is surrounded by mangrove forests alami.disamping mation that we can enjoy fresh fish , squid , crabs etc. .

In addition there are several kayutanyo  bay cafe and fish cages that could be another option otherwise this loss we miss
And milkfish ponds and baths dibilalang .....
if interested or want keluwuk do not forget to visit my hometown tourist KAYUTANYO VILLAGE ............ 

Mencari Kepemipinan yang Ideal

Mencari Kepemipinan yang  Ideal
Dimasa sekarang ini yang penuh persaingan diberbagai bidang dan segi kehidupan maka setiap individu maupun kelompok masyarakat  dituntut harus memiliki kemapuan, Kompentensi dan moralitas yang bisa menjadikan kita sebagai panutan sekaligus menjadi pemimpin yang zaman sekarang ini dianggap sebagai barang yang sangat langka. Menurut pengatahuan kami  mencari sosok pemimpin yang ideal sangatlah susah karena bukan hanya kita melihat satu sisi misalkan kepandaian ataupun kompentensi tapi jangan lupa kita harus melihat dari sudut lain salah satu terpenting  adalah moralitas yang pada intinya diharapkan akan melahirkan pemimpin  pemimpin membawa ke arah yang lebih baik dan bisa menjelma sebagai pemimpin yang Rahmatan Lilallami sesuai  dengan konsep dan prinsip  dasar dalam islam adalah
a.    Prinsip Ibadah
Seorang pemimpin yang pada hakekatnya adalah makhluk ciptaan-Nya, maka sudah seharusnya dalam seluruh amal perbuatannya didasarkan pada tujuan utama ikhlas mencari ridha Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya : "Dan tidak Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk mengabdi kepada-Ku" (Qs Adz Dzaariyat :56), dan juga pada ayat lain, "Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah saja dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat, tetangga yang jauh, rekan sejawat, orang musafir yang terlantar dan juga hamba sahaya yang kamu miliki". (Qs An Nisa' : 36 ).
b.    Prinsip Amanah
Seorang pemimpin yang mengaku beriman dan Islam, harus menjalankan 2 jenis amanah yang dibebankan kepadanya. Amanah yang pertama berasal dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Yaitu kewajiban untuk menjalankan segala perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya dan larangan Rasul-Nya. Menjalankan perintah dan menjauhi larangan itu, meliputi segala bidang, baik yang bersifat pibadi, maupun umum. Baik yang berhubungan langsung dengan Allah SWT (hablum minallahi) yang mengandung aspek ritual, maupun yang berhubungan dengan sesama manusia (hablum minannasi) yang mengandung aspek sosial.
Amanah yang kedua adalah yang berasal dari manusia. Amanah ini meliputi berbagai hal yang menyangkut hajat hidup manusia sehari-hari, baik dalam urusan pribadi, maupun urusan bersama. Setiap individu yang mendapat amanah dari manusia untuk pemimpin mendapat beban amanah untuk mengurus, mengatur, memelihara dan melaksanakan kewajiban itu secara baik dan benar. Sebagaimana firman Allah SWT, "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu sedangkan kamu mengetahui (akibatnya)" (Qs. Al-Anfaal : 27-28), dan juga ayat-ayat lain yang bermakna sama.
c.    Prinspip Ilmu / Profesionalitas
Prinsip ilmu maksudnya adalah semua pekerjaan itu harus dilakukan berdasarkan dengan ilmu pengetahuan, sebagaimana firman Allah : "Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan mengenainya "(Qs Al Israa': 36). Selain itu masih banyak ayat-ayat dalam Al Qu'an yang menggambar pentingnya ilmu, termasuk ayat yang pertama kali turun memerintahkan untuk ikra' (membaca).
Nabi Muhammad SAW dalam salah satu hadist yang sudah sangat sering kita dengar mengatakan bahwa, "Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya (tidak memiliki kapasitas untuk mengembannya), maka tunggulah saat kehancurannya" (H. R. Bukhari bab Ilmu). Dan juga Imam Syafi'i yang merupakan salah satu ulama besar Islam mengatakan bahwa "barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan dua-duanya maka hendaklah dengan ilmu." (Al-Majmu' Imam An-Nawawi).
d.    Prinsip Keadilan
Allah SWT adalah yang Maha Adil dan sangat mencintai keadilan, hal itu dapat kita lihat dengan banyaknya perintah untuk berbuat adil di dalam Al Qur;an. Beberapa diantaranya adalah : "Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan."(An Nisaa :135), dan juga "Katakanlah : Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan. Dan : Luruskanlah muka mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan keta'atanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan "(Al A'raaf : 29).
e.    Prinsip Etos Kerja / Kedisiplinan
Islam adalah agama yang mengajarkan kerja keras dan usaha disamping berdoa untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Islam tidak pernah mengajarkan untuk hanya tinggal berharap dan berpangku tangan. Sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT bahwa, "yang demikian itu karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (Qs Al Anfaal : 53).
Pada ayat :"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung" (QS Al Jumu'ah : 10), Allah SWT memerintahkan kepada manusia untuk segera bekerja setelah beribadah dan tidak hanya pasrah dengan alasan zuhud atau tawakkal. Maha benar Allah SWT yang telah berfirman :" Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dari negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari duniawi… "(Qs Al Qashash : 77).
f.     Prinsip Akhlaqul Qarimah
Sebagai seorang yang beriman sudah sepantasnya kita mencontoh Rasulullah SAW dalam seluruh aspek kehidupan terutama menyangkut masalah akhlak. Semua orang yang mengenal beliau, baik kawan maupun lawan pastilah akan memuji kemuliaan akhlak dan kepribadian beliau. Bahkan 'Aisyah istri beliau ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah, mengatakan bahwa seperti Al Qur'an. Allah SWT sendiri dalam salah satu ayat memuji beliau dengan mengatakan : "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung" (Qs Al Qalam : 4).
 Sumber :

Oleh: Muhammad Subair Modul  Tuton Mata Kuliah Perilaku Organisasi  MM – Universitas Terbuka   2014

Struktur model daripada Sistem informasi Pemasaran

Struktur model daripada Sistem informasi Pemasaran adalah sebagai berikut :

SUBSISTEM INPUT :
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI > mengumpulkan data pemasaran yang akan diproses dan dipergunakan  untuk menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.
Contoh : Data periodik : produk yang diminati konsumen, pelanggan, wiraniaga
   Lap. Khusus   : Kota, wilayah, daerah pemasaran,
   Sis.pakar  :        menggunakan formula matematis yang dipergunakan - untuk  memprediksi masa depan, serta dipergunakan - untuk mengambil keputusan.

SUBSISTEM PENELITIAN PEMASARAN > melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran untuk tujuan mempelajari kebutuhan konsumen, dan meningkatkan efisiensi pemasaran.
Contoh : Mengumpulkan data primer dan  mengumpulkan data skunder.

SUBSISTEM INTELIJEN PEMASARAN > mengumpulkan data dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran perusahaan.
Contoh : Mengumpulkan data.
   Mengevaluasi data untuk mengetahui akurasinya.
         Menganalisa untuk mengetahui ciri / pola data
   Menyimpan / menyebarkan informasi  primer / skunder

DATABASE 
 Data yang telah diorganisasikan menjadi suatu hierarki yang terdiri dari data field, record, dan file dengan istilah lain yaitu diagram pohon karena konseptualnya  menyerupai pohon yang terdiri dari ranting yang berkumpul sehingga membentuk  cabang dan seterusnya pada jenjang yang lebih besar.
Sedangkan  file – file yang berupa Spreadsheet, dokumen, data, alat analisis, atau aplikasi paket serta kumpulan fakta lain, dapat dikumpulkan menjadi satu grup dalam suatu folder, yang nantinya dipergunakan untuk mendukung atau melakukan proses pengolahan data menjadi suatu informasi yang dipergunakan oleh pemakai didalam pengambilan keputusan.

SUBSISTEM OUTPUT 
-          SUBSISTEM PRODUK > menyediakan informasi tentang produk perusahaan.
-          SUBSISTEM TEMPAT > menyediakan informasi tentang jaringan distribusi perusahaan.
-    SUBSISTEM PROMOSI > menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.
-         SUBSISTEM HARGA > membantu manajer membuat keputusan harga.
-      SUBSISTEM BAURAN > memungkinkan manajer untuk mengembangkan strategi yang mempertimbang kan dampak gabungan dari unsur – unsur tersebut.
Alur dari  Sistem Informasi Pemasaran berasal dari sub sistem input (berupa data), dikumpulkan dalam data base dan ditransformasi  menghasilkan sub sistem output produk, tempat, promosi, harga ( berupa informasi pemasaran ), serta dipergunakan untuk mengambil keputusan didalam bidang pemasaran, termasuk dalam pemberian Bonus atas pencapaian target dalam penjualan .
Dan diharapkan dengan adanya Sistem Informasi Pemasaran diharapkan dapat meningkatakan hasil penjualan dengan mengantisipasi kendala-kendala dan senaksimal mungkin dapat memanfaatkan peluang bisnis demi pencapaian target sesuai dengan tujuan dan harapan perusahaan.

Sumber :

elearning.upnjatim.ac.id/courses/01014/document/SIM.doc?cidReq...

Jumat, 25 April 2014

Model Sistem Informasi Pemasaran

a     Model sistem informasi dapat digunakan untuk membantu depatement store adalah Sistem Informasi Pemasaran yang dapat didefinisikan sebagai sistem berbasis komputer yang bekerjasama dengan sistem informasi fungsional lainnya untuk mendukung manajemen organisasi dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengann pemasaran produknya.


         Model Sistem Informasi Pemasaran
.   -    Sub Sistem Akuntansi (SIA)
Digunakan untuk Penjualan pada Perusahaan untuk dapat mempelajari aktivitas penjulan  yang meliputi produk yang terjual, konsumen yang membeli produk dan tenaga penjual yang melakukan penjulaan yang disajikan dalam laporan khusus yaitu laporan analisis penjualan produk atau daftar tenaga penjulan dengan keahlian tertentu, sehingga dapat mempermudah pengambilan keputusan bagi manajemen dalam pemecahan suatu masalah.
b.      Sub Sistem Penelitian Pemasaran
Untuk dapat mengetahui dinamika lingkungan eksternal di perlukan proses penelitian pemasaraan untuk dapat memperoleh informasi dari pelanggan dan calon pelanggan potensial untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan mereka berkaitan dengan pemasaran yang dilakukan oleh Departemen Store Rembulan.hal ini berguna untuk bahan analisa manajemen dalam pengambilan keputusan.
c.       Sub Sistem Intelijen Pemasaran
Untuk memantau dan menganalisa proses pemasaran diperlukan informasi sebagai bahan pembanding dengan perusahan pesaing yang sejenis, mengenai Siklus Penjulan, Promosi, Omzet dan lain-lain untuk dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan strategis pemasaran sehingga dapat membantu pemecahan masalah.

Database
Data yang digunakan oleh Subsistem output berasal dari database

Manfaat Output dari Sistem Informasi Pemasaran
a.       Sub-Sistem Produk
Output digunakan manajer untuk mengembangkan strategi dan taktik setiap unsur dalam pembauran pemasaran kemudian memadukannya dalam rencana pemasaran.
b.      Sub-Sistem Tempat
Saluran distribusi, yang digunakan perusahaan untuk menyampaikan produknya ke konsumen  merupakan unsur bauran pemasaran. Dalam saluran distribusi suatu produk dapat melibatkan pemasok, pabrikan, penjual partai besar, penjual eceran, dan kosumen.
c.       Sub-Sistem Promosi
Suatu area promosi dimana computer dapat digunakan adalah pada komunikasi tenaga penjualan.
d.      Sub-Sistem harga
Komputer dapat memberikan dukungan dalam bentuk model matematika yang dapat membantu manajer untuk bernain dalam what-if  game dalam menentukan harga yang memaksimalkan keuntungan.
e.      Sub-Sistem Bauran Pemasaran
Dalam Model ini digambarkan adanya pengaruh pengaruh yang mengalir dari pabrik, penjualan eceran, pesaing, dan lingkungan bisnis dan ini tidak saja berguna bagi manajer pemasaran tetapi juga bagi manajer lainnya di perusahaan.

Daftar  Pustaka

BMP Sistem Informasi Manajemen –Universitas  Terbuka

RENCANA PEMASARAN BERBASIS E-ECOMMERCE UNTUK BIDANG USAHA PENJULAN IKAN LAUT

RENCANA PEMASARAN BERBASIS E-ECOMMERCE
UNTUK BIDANG USAHA PENJULAN IKAN LAUT



I. PENDAHULUAN

Ikan, merupakan hewan laut  yang kaya akan gizi,mineral, nutrisi dan vitamin yang mampu memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. Mengkonsumsi ikan secara benar, baik cara mengolah maupun cara memilih ikan, pastinya akan membuat tubuh kita semakin sehat dan yang lebih hebat lagi adalah ikan mampu membuat seseorang menjadi pintar.
Berikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mengkonsumsi ikan, yang kami rangkum dari berbagai sumber:
1.      Daging ikan yang banyak mengandung  Asam lemak omega 3, telah terbukti dapat memberikan manfaatnya bagi jantung, arteri dan vena yang membentuk sistem kardiovaskular. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi ikan, maka kita  dapat mencegah penyakit jantung dan gagal jantung. Bahkan beberapa peneliti ada yang menyimpulkan jika kita mengkonsumsi ikan dengan baik dan benar dua porsi dalam seminggu, maka akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung tiga kali lipat. 
2.      Minyak ikan ternyata sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, minyak ikan juga dapat menurunkan berat badan karena minyak ikan dapat mencegah timbulnya lemak dalam tubuh.  Bahkan, untuk anak-anak sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi minyak ikan agar dapat merangsang pertumbuhan otak sehingga dapat lebih cerdas dan pada masa pertumbuhan akan membantu menambah tinggi badan.
3.      Manfaat lain dengan mengkonsumsi ikan secara teratur dengan baik dan benar adalah, dapat menekan risiko kangker, karena dalam pengujian telah terbukti ikan dapat mencegah timbulnya tiga jenis kangker, yaitu kangker payudara, kolon, dan prostat. Selain kangker, mengkonsumsi ikan juga dapat mencegah terjadinya peradangan pada sendi. Hal ini dikarenakan, minyak ikan memiliki efek yang positif pada respon inflamasi.
4.      Ikan juga dapat menyehatkan mata, karena ikan dapat melawan degenerasi macula, glaucoma, dan sindrom mata kering. Begitu juga untuk kesehatan kulit, ternyata minyak  ikan dapat mencegah keriputan dan menunda proses penuaan kulit. Bahkan beberapa produk kecantikan kini banyak yang mempercayakan minyak ikan sebagai kandungan utamanya. Dan yang tak kalah pentingnya, mengkonsumsi ikan juga membuah kita tidak mudah depresi sehingga rasa ketakutan yang berlebihan dapat teratasi jika kita banyak mengkonsumsi ikan.
Kampanye gemar makan ikan di seluruh Indonesia sedang digencarkan oleh menteri kelautan dan perikanan Fadel Muhammad. Hal ini dikarenakan rendahnya tingkat konsumsi ikan nasional yang hanya 30,41 kilogram perkapita. Dan diharapkan melalui program ini akan terjadi meningkatan konsumsi ikan rata-rata nasional mencapai 38 kilogram per kapita pada tahun 2014.
Rendahnya konsumsi ikan di Indonesia ini disebabkan karena ada kelangkaan ikan yang memicu harga ikan menjadi mahal. Hal ini disebabkan karena minimnya strategi pemasaran dalam mendisribusikan ikan yang berdampak pada ketidakrataan distribusi ikan di Indonesia, sehingga daerah Indonesia Timur yang rata-rata penduduknya berprofesi sebagai nelayan mengkonsumsi ikan lebih banyak dibandingkan dengan Pulau Jawa .
            Strategi pemasaran ikan yang biasa diterapkan adalah dengan sistem  pemasaran berantai, seperti yang diungkapkan oleh Noviana Citra Dewayanti dalam penelitiannya tentang Analisa Pemasaran Ikan Laut Segar. Nelayan akan menjual hasil tangkapannya kepada pedagang besar, pedagang besar akan menjualnya kepada pedagang pengecer dan berakhir dikonsumen, atau terdapat pula alur pemasaran yang lain yaitu, nelayan -> pedagang pengecer -> pedagang besar -> depot -> TPI -> konsumen akhir. Strategi pemasan seperti ini tidaklah efektif karena harga ikan akan melambung tinggi dan kondisi ikan menjadi kurang baik karena terlalu lama disimpan.
Website yaitu wadah atau area untuk menyimpan info berupa data, catatan serta atau photo yang dapat dipublikasi serta diinginkan bisa diketahui beberapa orang. bila anda seorang entrepreneur atau perusahaan, maka website bisa dipakai sebagai media promosi ampuh product anda dengan online. Seiring dengan kemajuan peradaban manusia, maka kebutuhan akan komunikasi serta promosi dari sesuatu perusahaan atau non-perusahaan untuk tawarkan produknya, atau jasanya pada penduduk luas serta menghendaki respon dari tiap-tiap product atau jasanya tersebut pada penduduk ( pelanggan atau calon pelanggan ) yaitu sebagai satu wujud promosi serta service yang tidak dapat dihindarkan lagi.
Pada saat saat ini jutaan website yang memeriahkan dunia maya. beberapa besar dari yaitu situs komersial yang untuk usaha maupun perdagangan. media promosi dunia maya didalam wujud situs punya pengaruh didalam dunia usaha. banyak beberapa entrepreneur memakai situs sebagai di antara media pemasaran product maupun layanan. manfaat situs yang lain yaitu untuk menambah prestise atau gengsi dari satu perusahaan untuk mempunyai media online ini dengan efisien serta efektif. Dan jika web ini di aplikasikan pada Usaha Penjualan Ikan Laut maka pangsa pasar dari Usaha  ini akan semakin luas dan konsumen dapat dengan mudah mendapatkan informasi lebih jelas mengenai komoditi ikan, kandungan gizi dalam ikan dan memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Pembuatan web pada Usaha Penjulan Ikan Laut  ini diharapkan dapat membantu program pemerintah dalam meratakan pendistribusian ikan laut dan ikut serta dalam meningkatkan konsumsi makan ikan di Indonesia.

























II. LANDASAN  TEORI

Landasan Teori disesuaikan dengan Buku Materi Pokok Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen pada modul 6 Sistem Informasi Pemasaran yang secara khusus mempelajari tentang Sistem Informasi  Pemasaran,Database Pemasaran, dan Electronic Commerce (E-Commerce)
2.1    Sistem Informasi  Pemasaran
Sistem Informasi Pemasaran dapat didefinisikan sebagai system berbasis computer yang bekerja bersama dengan infomasi fungsional lainnya untuk mendukung manajemen organisasi dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan pemasaran produknya.
2.2    Database Pemasaran
Database transaksi Pemasaran adalah database yang dapat menyediakan informasi berkaitan dengan selera dan kebutuhan konsumen. Dengan demikian perusahaan akan memanfaatkan informasi tersebut dalam menciptakan barang atau jasa baru.
2.3    Electronic Commerce (E-Commerce)
Pasar adalah sebuah jaringan interaksi dan hubungan dimana informasi, produk, jasa pembayaran dipertukarkan. Bila pasar dilakukan secara elektronik, maka pusat bisnis bukanlah bangunan fisik melainkan sebuah lokasi berbisnis  jaringan dimana interaksi  terjadi. Aktivitas  pemasaran dapat dilakukan dengan memanfaaatkan jaringan telekomunikasi yang disebut dengan Electronic Commerce.












III. ANALISIS

3.1    Manajemen Pemasaran
Dalam menjalankan bisnis atau usaha terutama pada penjulan ikan laut, untuk dapat berkembang dengan ruang bisnis yang lebih luas maka seorang manajer pemasaran harus memperhatikan Manajemen Pemasaran yang harus didukung oleh system informasi berbasis komputer agar pemakai dapat menagmbil keputusan pemasaran dengan didukung tehnologi komputer.
a.       Penetapan harga
Langka awal dalam proses bisnis atau usaha penjulan ikan laut terlebih dahulu menentukan / penetapan harga yang merupakan keputusan yang sulit yang disebabkan karena harga ikan laut yang sering berubah.Untuk memudahkan agar harga yang kita pasar lebih kompentitif terhadap harga pasar  sebaiknya kita mengunakan onlie analytical processing.
b.   Produktivitas Tenaga Penjual
Didalam usaha salah satu yang harus ditimbangkan dan merupakan kunci keberhasilan dalam menyusun manajemen pemasaran yang berbasis komputer adalah Produktivitas tenaga penjual, yang dapat meningkat omzet penjulan, dimana tenaga penjual dengan komputer portable untuk dapat mengakses database agar mudah melakukan pekerjaannya.
c.   Analisis Profittabilitas Produk – Pelanggan
Dalam melakukan usaha penjualan ikan laut selain penetapan harga, harus ada system akuntasi biaya yang dapat menghitung besarnya  biaya yang dikeluarkan untuk proses usaha penjualan atau yang dikenal dengan Harga pokok penjualan (HPP) yang akan diperbandingkan dengan harga penjualan sehingga manajemen dapat mengetahui besarnya keuntungan yang dapat diperoleh. Sehingga sangat bermanfaat untuk dapat menekan harga jual dan bahkan dapat memberikan potongan penjulan dan dapat menarik konsumen yang lebih banyak. Dan dengan adanya Analisis Profittabillitas produk dalam system informasi pemasaran dapat mendentifikasi konsumen yang menguntungkan, dan frekuensi konsumen berintereaksi dengan usaha penjualan ikan dengan dibuatkan program promosi khusus.
d.   Analisis Penjualan dan Tren
 Pendapatan Ikan luat diindonesia  biasanya dipengaruhi musim/iklim, jadi sangat mempengaruhi pasokan ikan dipasar  dan permintaan konsumen.sehingga manajemen dalam harus mampu melihat peluang pasar, dalam waktu waktu tertentu melakukan terobosan baik harga maupun mutu  ikan pada saat terjadi kelangkaan stok ikan luat yang segar.misalkankan melakukan tambak ikan pada saat ikan lagi banyak atau berlimpah.
e.   Perencanaan Pemasaran
hal yang perlu diperhatikan adalah matangnya perencanaan dalam pemasaran baik dari segi biaya dan resiko usaha.
3.2    Model  Sistem Informasi  Pemasaran
Setelah manajemen pemasaran disusun selanjutnya mencari model system informasi pemasaran yang cocok untuk melakukan usaha penjualan ikan. Model ini terdiri dari perpaduan subsistem input (masukan) dan subsistem output (luaran) subsistem yang dihubungkan dengan database.
3.3    Database Pemasaran
Usaha Penjualan Ikan Laut mengunakan datamining untuk memperbaiki perjualan ke konsumen. data dari diskusi konsumen, pengiriman, dan aktifitas para pesaing diperiksa untuk dapat menganalisa alas an perpindahan ke penjulan lainnya.Melalui analisis ini usaha penjulan ikan dapat menentuka strategi promosi terbaik dalam menembus segmen pasar yang lebih luas.
3.4    Hubungan E-Commerce dengan Sistem Informasi Pemasaran.
Hubungan antara e-commerce dengan system informasi pemasaran dapat dijelaskan dengan menjelaskan dampak penarapan pada subsistem inpu, database dan system output
3.4.1    Sistem Informasi Akuntansi
Dengan mengunakan internet maka system Informasi akuntasi dapat dengan mudah memonitor dan melusuri aktivitas usaha  penjualan sehingga analisis penjulan dapat dilakukan dengan cepat akurat dan lebih lengkap untuk pengambilan keputusab guna peningktan omzet.
3.4.2    Subsistem Penelitian Pemasaran
Tehnologi internet yang digunakan untuk mendukung e-commerce sekaligus dapat digunakan sebagai alat penelitian pemasaran untuk lebih dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumsi atas jenis-jenis ikan laut yang selalu diminati konsumen. serta untuk lebih dapat mengetahui kepusaan konsumen atas pelayanan atas penjulan tersebut.
3.4.3    Subsistem Intelejen Pemasaran
Untuk mengetahui Data pesaing bisnis, data dilakukan dengan cepat dan murah melalui jaringan internet.

3.4.4    Database
         Dengan Internet database pemasaran dapat tersedia secara inteaktif.
3.4.5    Subsistem Produk
Dengan e-commerce usaha penjualan mampu memilih produk khususnya pada jenis ikan yang akan ditawarkan pada konsumen, serta jenis perawatan dan pemeliharan ikan sehingga bisa tetap segar sampai ke konsumen
3.4.6    Subsistem tempat
Dengan mengunakan internet sebagai saluran komunikasi dan intereasi yang lebih mendekatkan hubungan dengan konsumen. Web seharusnya dapat menyediakan informasi Jenis Ikan, Harga, cara pengiriman,cara pembayaran dll sehingga dapat menarik konsumen untuk melakukan transaksi jual beli, yang tentunya di imbangi dengan pelayanan yang dapat memuaskan konsumen.
3.4.7    Subsistem promosi
Dengan mengunakan internet saat ini promosi penjualan kususnya ikan laut, dapat dilakukan dengan mudah, murah dan secara luas. Karena promosi yang dilakukan diinternet melalui web site yang mudah dilihat dengan menawarkan program promosi misalkan peyalanan 24 Jam, atau pelayanan antar sampai ke rumah konsumen, potongan harga, mengutamakan kwalitas ikan segar, dan lain-lain yang akan meningkatkan minat konsumen untuk melakukan trasaksi  jual beli.
3.4.8    Subsistem Harga
Dengan internet para konsumen dapat dengan mudah mengetahui harga secara real time berdasarkan interaksi konsumen dengan web. Internet
3.4.9    Subsistem Bauran Pemasaran
Untuk menbuat web site penjualan menjadikan  sumber informasi yang handal  mengenai permintaan konsumen, Penetapan harga, jenis  pelayanan, jenis produk yang ditawarkan dan tempat penjulan dan juga bisa dijadiakn sarana promosi penjualan.
     




IV.  KESIMPULAN

         Usaha Penjualan Ikan Laut dimana aktivitas manajemen pemasarannya harus didukung dengan system informasi berbasis komputer. Aktivitas tersebut meliputi penetapan harga barang, produktivitas tenaga penjual, analisis profitabilitas produk konsumen, analisis penjualan dan tren, perencanaan pemasaran.
         E-commerce dapat memperluas usaha penjualan ikan laut baik nasional maupu internasional. Dimana juga membawa keuntungan bagi konsumen dan masyarakat.Terdapat hubungan yang erat antara e-commerce dengan system informasi pemasaran.  























DAFTAR  PUSTAKA

Debby Ratna Daneil dan Wiwik Supratiwi. 2005. Sistem Informasi Manajemen.Jakarta :Universitas Terbuka