Halaman

Jumat, 09 Mei 2014

Tour In hometown

The village is not far Luwuk city which is the capital of the province of Central Sulawesi , Banggai district which is about 27 KM or about 20-30 minutes when using a two-wheeler / four from downtown . On the way to the village we kayutanyo spoiled views of the white sand and could only take a moment to enjoy the beautiful beach Boli'i which is not far from the village of Kayutanyo .
Arriving in the village of Kayutanyo we can immediately enjoy the beautiful cozy atmosphere coupled with the hospitality of its people so that fatigue / cape in the course can be replaced with a hungry stomach atmosphere ada.Kalu kwatir because we do not need the usual stop at the Cafe Revelation which is the place to eat and relax upon waters is a very nice tourist place which is surrounded by mangrove forests alami.disamping mation that we can enjoy fresh fish , squid , crabs etc. .

In addition there are several kayutanyo  bay cafe and fish cages that could be another option otherwise this loss we miss
And milkfish ponds and baths dibilalang .....
if interested or want keluwuk do not forget to visit my hometown tourist KAYUTANYO VILLAGE ............ 

Mencari Kepemipinan yang Ideal

Mencari Kepemipinan yang  Ideal
Dimasa sekarang ini yang penuh persaingan diberbagai bidang dan segi kehidupan maka setiap individu maupun kelompok masyarakat  dituntut harus memiliki kemapuan, Kompentensi dan moralitas yang bisa menjadikan kita sebagai panutan sekaligus menjadi pemimpin yang zaman sekarang ini dianggap sebagai barang yang sangat langka. Menurut pengatahuan kami  mencari sosok pemimpin yang ideal sangatlah susah karena bukan hanya kita melihat satu sisi misalkan kepandaian ataupun kompentensi tapi jangan lupa kita harus melihat dari sudut lain salah satu terpenting  adalah moralitas yang pada intinya diharapkan akan melahirkan pemimpin  pemimpin membawa ke arah yang lebih baik dan bisa menjelma sebagai pemimpin yang Rahmatan Lilallami sesuai  dengan konsep dan prinsip  dasar dalam islam adalah
a.    Prinsip Ibadah
Seorang pemimpin yang pada hakekatnya adalah makhluk ciptaan-Nya, maka sudah seharusnya dalam seluruh amal perbuatannya didasarkan pada tujuan utama ikhlas mencari ridha Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya : "Dan tidak Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk mengabdi kepada-Ku" (Qs Adz Dzaariyat :56), dan juga pada ayat lain, "Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah saja dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat, tetangga yang jauh, rekan sejawat, orang musafir yang terlantar dan juga hamba sahaya yang kamu miliki". (Qs An Nisa' : 36 ).
b.    Prinsip Amanah
Seorang pemimpin yang mengaku beriman dan Islam, harus menjalankan 2 jenis amanah yang dibebankan kepadanya. Amanah yang pertama berasal dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Yaitu kewajiban untuk menjalankan segala perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya dan larangan Rasul-Nya. Menjalankan perintah dan menjauhi larangan itu, meliputi segala bidang, baik yang bersifat pibadi, maupun umum. Baik yang berhubungan langsung dengan Allah SWT (hablum minallahi) yang mengandung aspek ritual, maupun yang berhubungan dengan sesama manusia (hablum minannasi) yang mengandung aspek sosial.
Amanah yang kedua adalah yang berasal dari manusia. Amanah ini meliputi berbagai hal yang menyangkut hajat hidup manusia sehari-hari, baik dalam urusan pribadi, maupun urusan bersama. Setiap individu yang mendapat amanah dari manusia untuk pemimpin mendapat beban amanah untuk mengurus, mengatur, memelihara dan melaksanakan kewajiban itu secara baik dan benar. Sebagaimana firman Allah SWT, "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu sedangkan kamu mengetahui (akibatnya)" (Qs. Al-Anfaal : 27-28), dan juga ayat-ayat lain yang bermakna sama.
c.    Prinspip Ilmu / Profesionalitas
Prinsip ilmu maksudnya adalah semua pekerjaan itu harus dilakukan berdasarkan dengan ilmu pengetahuan, sebagaimana firman Allah : "Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan mengenainya "(Qs Al Israa': 36). Selain itu masih banyak ayat-ayat dalam Al Qu'an yang menggambar pentingnya ilmu, termasuk ayat yang pertama kali turun memerintahkan untuk ikra' (membaca).
Nabi Muhammad SAW dalam salah satu hadist yang sudah sangat sering kita dengar mengatakan bahwa, "Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya (tidak memiliki kapasitas untuk mengembannya), maka tunggulah saat kehancurannya" (H. R. Bukhari bab Ilmu). Dan juga Imam Syafi'i yang merupakan salah satu ulama besar Islam mengatakan bahwa "barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan dua-duanya maka hendaklah dengan ilmu." (Al-Majmu' Imam An-Nawawi).
d.    Prinsip Keadilan
Allah SWT adalah yang Maha Adil dan sangat mencintai keadilan, hal itu dapat kita lihat dengan banyaknya perintah untuk berbuat adil di dalam Al Qur;an. Beberapa diantaranya adalah : "Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan."(An Nisaa :135), dan juga "Katakanlah : Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan. Dan : Luruskanlah muka mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan keta'atanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan "(Al A'raaf : 29).
e.    Prinsip Etos Kerja / Kedisiplinan
Islam adalah agama yang mengajarkan kerja keras dan usaha disamping berdoa untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Islam tidak pernah mengajarkan untuk hanya tinggal berharap dan berpangku tangan. Sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT bahwa, "yang demikian itu karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (Qs Al Anfaal : 53).
Pada ayat :"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung" (QS Al Jumu'ah : 10), Allah SWT memerintahkan kepada manusia untuk segera bekerja setelah beribadah dan tidak hanya pasrah dengan alasan zuhud atau tawakkal. Maha benar Allah SWT yang telah berfirman :" Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dari negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari duniawi… "(Qs Al Qashash : 77).
f.     Prinsip Akhlaqul Qarimah
Sebagai seorang yang beriman sudah sepantasnya kita mencontoh Rasulullah SAW dalam seluruh aspek kehidupan terutama menyangkut masalah akhlak. Semua orang yang mengenal beliau, baik kawan maupun lawan pastilah akan memuji kemuliaan akhlak dan kepribadian beliau. Bahkan 'Aisyah istri beliau ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah, mengatakan bahwa seperti Al Qur'an. Allah SWT sendiri dalam salah satu ayat memuji beliau dengan mengatakan : "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung" (Qs Al Qalam : 4).
 Sumber :

Oleh: Muhammad Subair Modul  Tuton Mata Kuliah Perilaku Organisasi  MM – Universitas Terbuka   2014

Struktur model daripada Sistem informasi Pemasaran

Struktur model daripada Sistem informasi Pemasaran adalah sebagai berikut :

SUBSISTEM INPUT :
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI > mengumpulkan data pemasaran yang akan diproses dan dipergunakan  untuk menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan.
Contoh : Data periodik : produk yang diminati konsumen, pelanggan, wiraniaga
   Lap. Khusus   : Kota, wilayah, daerah pemasaran,
   Sis.pakar  :        menggunakan formula matematis yang dipergunakan - untuk  memprediksi masa depan, serta dipergunakan - untuk mengambil keputusan.

SUBSISTEM PENELITIAN PEMASARAN > melakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran untuk tujuan mempelajari kebutuhan konsumen, dan meningkatkan efisiensi pemasaran.
Contoh : Mengumpulkan data primer dan  mengumpulkan data skunder.

SUBSISTEM INTELIJEN PEMASARAN > mengumpulkan data dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran perusahaan.
Contoh : Mengumpulkan data.
   Mengevaluasi data untuk mengetahui akurasinya.
         Menganalisa untuk mengetahui ciri / pola data
   Menyimpan / menyebarkan informasi  primer / skunder

DATABASE 
 Data yang telah diorganisasikan menjadi suatu hierarki yang terdiri dari data field, record, dan file dengan istilah lain yaitu diagram pohon karena konseptualnya  menyerupai pohon yang terdiri dari ranting yang berkumpul sehingga membentuk  cabang dan seterusnya pada jenjang yang lebih besar.
Sedangkan  file – file yang berupa Spreadsheet, dokumen, data, alat analisis, atau aplikasi paket serta kumpulan fakta lain, dapat dikumpulkan menjadi satu grup dalam suatu folder, yang nantinya dipergunakan untuk mendukung atau melakukan proses pengolahan data menjadi suatu informasi yang dipergunakan oleh pemakai didalam pengambilan keputusan.

SUBSISTEM OUTPUT 
-          SUBSISTEM PRODUK > menyediakan informasi tentang produk perusahaan.
-          SUBSISTEM TEMPAT > menyediakan informasi tentang jaringan distribusi perusahaan.
-    SUBSISTEM PROMOSI > menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung.
-         SUBSISTEM HARGA > membantu manajer membuat keputusan harga.
-      SUBSISTEM BAURAN > memungkinkan manajer untuk mengembangkan strategi yang mempertimbang kan dampak gabungan dari unsur – unsur tersebut.
Alur dari  Sistem Informasi Pemasaran berasal dari sub sistem input (berupa data), dikumpulkan dalam data base dan ditransformasi  menghasilkan sub sistem output produk, tempat, promosi, harga ( berupa informasi pemasaran ), serta dipergunakan untuk mengambil keputusan didalam bidang pemasaran, termasuk dalam pemberian Bonus atas pencapaian target dalam penjualan .
Dan diharapkan dengan adanya Sistem Informasi Pemasaran diharapkan dapat meningkatakan hasil penjualan dengan mengantisipasi kendala-kendala dan senaksimal mungkin dapat memanfaatkan peluang bisnis demi pencapaian target sesuai dengan tujuan dan harapan perusahaan.

Sumber :

elearning.upnjatim.ac.id/courses/01014/document/SIM.doc?cidReq...