a.
Manfaat penggunaan saluran distribusi. Beri
penjelasan mengapa banyak perusahaan tidak memasarkan langsung produknya ke
konsumen.
Peranan Perantara
Penggunaan
perantara sebagian besar karena keunggulan efisiensi mereka dalam membuat
barang tersedia secara luas dan mudah diperoleh pasar sasaran. Perantara
pemasaran, dengan hubungan, pengalaman, spesialisasi, dan skala operasi mereka,
biasanya menawarkan kepada perusahaan lebih banyak daripada yang dapat mereka
capai sendiri.
Dari
segi sistem ekonomi, peran dasar perantara pemasaran adalah mengubah persediaan
yang bersifat heterogen menjadi berbagai macam barang yang ingin dibeli orang.
Menurut Stern dan El-Ansary : Perantara melancarkan arus barang dan jasa.
Prosedur ini diperlukan untuk menjembatani ketidaksesuaian antara berbagai
barang dan jasa yang dihasilkan produsen dan bermacam barang yang diminta
konsumen.
Ketidaksesuaian
itu timbul dari kenyataan bahwa produsen biasanya menghasilkan sejumlah besar
barang dengan variasi terbatas, sedangkan konsumen biasanya menginginkan jumlah
terbatas dari berbagai jenis barang. Selama suatu lembaga atau perusahaan itu menawarkan
barang atau jasa, masalah distribusi ini tidak dapat dipisahkan. Kegiatan
distribusi selalu dilakukan meskipun tidak menggunakan perantara sebagai
lembaga. Jadi, kegiatan distribusinya langsung diarahkan oleh produsen kepada
konsumennya. Namun tidak jarang para perantara ini digunakan oleh produsen
untuik mendistribusikan hasil produksinya kepada pembeli akhir. Perantara
pemasaran ini merupakan lembaga atau individu yang menjalankan kegiatan khusus
di bidang distribusi. Mereka itu adalah:
1. Perantara
pedagang
2. Perantara
agen
Meskipun
sama-sama perantara, tetapi mereka mempunyai perbedaan-perbedaan. Pada umumnya,
alasan utama untuk menggunakan perantara adalah bahwa mereka ini dapat membantu
meningkatkan efisiensi distribusi
Penggunaan perantara mempunyai beberapa
keuntungan, yaitu:
1. Mengurangi
tugas produsen dalam kegiatan distribusi untuk mencapai konsumen. Produsen
cukup menghubungi perantara untuk menyampaikan produknya kepada konsumen yang banyak.
Ini dipandang lebih efisien.
2. Kegiatan
distribusinya cukup baik bilamana perantara sudah mempunyai pengalaman. Mereka
dipandang lebih baik karena memang tugas yang dilakukan
hanyalah di bidang distribusi.
3. Perantara
dapat membantu menyediakan peralatan dan jasa reparasi yang dibutuhkan untuk
beberapa jenis produk tertentu, sehingga produsen tidak perlu menyediakannya.
4. Perantara
dapat membantu di bidang pengangkutan dengan menyediakan alat-alat transpor
sehingga meringankan beban produsen maupun konsumen yang mencarinya.
5. Perantara
dapat membantu di bidang penyimpanan dengan menyediakan fasilitas-fasilitas
penyimpanan, seperti gudang dan fasilitas penyimpanan lainnya sehingga
sewaktu-waktu dibutuhkan oleh konsumen dapat memenuhinya.
6. Perantara
dapat membantu di bidang keuangan dengan menyediakan sejumlah dana untuk
melakukan penjualan secara kredit kepada pembeli akhir, atau untuk melakukan
pembelian tunai dari produsen.
7. Keuntungan
lain yang dapat diharapkan oleh produsen dari perantara ini adalah:
o Membantu
dalam pencarian konsumen
o Membantu
dalam kegiatan pormosi
o Membantu
dalam penyediaan informasi
o Membantu
dalam pengepakan dan pembungkusan
o Membantu
dalam penyortiran
b.
Beri contoh produk/perusahaan yang sdr kenal tentang
manfaat yang didapat dari penggunaan saluran distribusi. Dan beri penjelasan
jenis saluran distribusi apa yang digunakan oleh produk/perusahaan yang sdr
kemukakan. Apakah menggunakan saluran satu, dua, atau tiga tingkat?
Ada
beberapa alternatif jenis saluran yang dapat digunakan berdasarkan jenis produk
dan segmen pasarnya, yaitu:
1)
Saluran distribusi barang konsumsi
2)
Saluran distribusi barang industri
3)
Saluran distribusi jasa
1. Saluran Distribusi Barang Konsumsi
Penjualan
barang konsumsi ditujukan untuk pasar konsumen, dimana umumnya dijual melalui
perantara. Hal ini dimaksudkan untuk menekan biaya pencapaian pasar yang luas
menyebar yang tidak mungkin dicapai produsen satu persatu. Dalam menyalurkan
barang konsumsi ada lima jenis saluran yang dapat digunakan.
a. Produsen
– Konsumen
Bentuk saluran
distribusi yang paling pendek dan yang paling sederhana adalah saluran
distribusi dari produsen ke konsumen, tanpa menggunakan perantara. Produsen
dapat menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung mendatangi
rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Oleh karena itu saluran ini disebut
saluran distribusi langsung.
b) Produsen
– Pengecer – Konsumen
Seperti hainya dengan
jenis saluran yang pertama (Produsen – Konsumen), saluran ini juga disebut
sebagai saluran distribusi langsung. Disini, pengecer besar langsung melakukan
pembelian kepada produsen. Adapula beberapa produsen yang mendirikan toko
pengecer sehingga dapat secara langsung melayani konsumen. Namun alternatif akhir
ini tidak umum dipakai.
c) Produsen
– Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Saluran distribusi
semacam ini banyak digunakan oleh produsen, dan dinamakan sebagai saluran
distribusi tradisional. Disini, produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar,
kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh
pengecer dilayani pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer
saja.
d) Produsen
– Agen – Pengecer – Konsumen
Disini, produsen
memilih agen sebagai penyalurnya. la menjalankan kegiatan perdagangan besar,
dalam saluran distribusi yang ada. Sasaran penjualannya terutama ditujukan
kepada para pengecer besar.
e) Produsen
– Agen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Dalam saluran
distribusi, sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan
barangnya kepedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil.
Agen yang terlihat dalam saluran distribusi ini terutama agen penjualan.
2. Saluran Distribusi Barang Industri
Karena
karakteristik yang ada pada barang industri berbeda dengan barang konsumsi,
maka saluran distribusi yang dipakainya juga agak berbeda. Saluran distribusi
barang industri juga mempunyai kemungkinan/kesempatan yang sama bagi setiap
produsen untuk menggunakan kantor/cabang penjualan. Kantor atau cabang ini
digunakan untuk mencapai lembaga distribusi berikutnya. Ada empat macam saluran
yang dapat digunakan untuk mencapai pemakai industri. Keempat saluran
distribusi itu adalah:
a. Produsen
– Pemakai lndustri
Saluran distribusi
dari produsen ke pemakai industri ini merupakan saluran yang paling pendek, dan
disebut sebagai saluran distribusi langsung. Biasanya saluran distribusi ini
dipakai oleh produsen bilamana transaksi penjualan kepada pemakai industri
relatif cukup besar. Saluran distribusi semacam ini cocok untuk barang-barang
industri seperti kapal, lokomotif dan sebagainya. (yang tergolong jenis
instalasi)
b) Produsen
– Distributor Industri – Pemakai Industri
Produsen
barang-barang jenis perlengkapan operasi dan kasesoris,dapat menggunakan
distributor industri untuk mencapai pasarnya. Produsen lain yang dapat
menggunakan distributor industri sebagai penyalurnya antara lain: produsen
barang bangunan, produsen alat-alat untuk bangunan, dan sebagainya.
c) Produsen
– Agen – Pemakai lndustri
Biasanya saluran
distribusi semacam ini dipakai oleh produsen yang tidak memiliki departemen
pemasaran. Juga perusahaan yang ingin memperkenalkan barang baru atau ingin
memasuki daerah pemasaran baru lebih suka menggunakan agen.
d) Produsen
– Agen – Distributor lndustri – Pemakai lndustri
Saluran distribusi
ini dapat digunakan oleh perusahaan dengan pertimbangan antara lain bahwa unit
penjualannya terlalu kecil untuk dijual secara langsung. Selain itu faktor
penyimpanan pada saluran perlu dipertimbangkan pula. Dalam hal ini agen
penunjang seperti agen penyimpanan sangat penting peranannya.
3. Saluran Distribusi Jasa
Konsep
saluran distribusi juga tidak hanya terbatas pada saluran distribusi barang
berwujud saja. Produsen jasa juga menghadapi masalah serupa yakni bagaimana
hasil mereka dapat diperoleh sampai ke tangan konsumen. Bagi lembaga
penyedia jasa, kebutuhan akan faedah waktu dan tempat menjadi jelas. Jasa harus
ditempatkan pada lokasi yang mudah dicapai oleh pemakainya.
Secara
tradisional kebanyakan jasa-jasa dijual langsung oleh produsen kepada konsumen
atau pemakai industrial. Tenaga perantara tidak digunakan jika jasa-jasa tidak
dapat dipisahkan dari penjual, atau jika jasa diciptakan dan dipasarkan
seketika itu juga. Pada tahun-tahun belakangan ini, beberapa pengusaha
menyadari bahwa ciri tak terpisahkan pada jasa bukan menjadi halangan yang tak
dapat ditanggulangi, sehinggajasa dapat disalurkan lewat sistem distribusi
penjual. Manajemen pemasaran jasa dapat meluaskan distribusinya. Contohnya
dimulai dengan lokasi. Lokasi penjualan jasa harus mudah dicapai pelanggan,
oleh karena banyak jasa yang tidak dapat dihantarkan.
Pemasaran
jasa perantara merupakan cara lain untuk meluaskan distribusi. Beberapa pihak
mengadakan pengaturan dengan perusahaan agar gaji pegawainya dapat langsung
dimasukkan dalam rekening pegawai pada bank itu. Jadi majikan menjadi perantara
dalam distribusi jasa bank. Ciri tak teraba pada
jasa berarti bahwa masalah distribusi fisik pada dasarnya tidak ada pada
kebanyakan produsen jasa. Akan tetapi tidak semua produsen jasa bebas dari
masalah distribusi fisik. Seperti hotel atau wisma peristirahatan yang
mempunyai kelebihan kamar (persediaan) yang dapat merugikan usaha.
c. Coba
baca materi BMP tentang pemilihan strategi saluran distribusi. Ada tiga pilihan
strategi diistribusi (intensif, selektif da ekslusif). Coba beri penjelasan
tentang perbedaan dari tiga strategi tersebut. Kemudian beri penjelasan contoh
dari produk/perusahaan yang sdr kenal dalam menggunakan salah satu dari tiga
strategi tersebut.
1) Distribusi Intensif
Distribusi
intensif digunakan untuk mendistribusikan produk ke hampir semua
saluran sehingga
dapat mencapai tingkatan cakupan pasar untuk semua tipe konsumen. Distribusi intensif
ini efektif digunakan untuk barang-barang convenience atau barang-barang
kebutuhan sehari-hari yang tidak memakan tempat dan tidak memerlukan keahlian
tenaga penjual, seperti rokok, sabun mandi, dan sembako.
2)
Distribusi Selektif
Distribusi
selektif digunakan untuk mendistribusikan produk dengan selektif yaitu untuk
suatu daerah pemasaran tertentu hanya dipilih beberapa pengecer atau beberapa
toko saja. Distribusi selektif ini cocok untuk produk-produk shopping
seperti komputer, barang-barang elektronik
dan buku-buku text.
3)
Distribusi Eksklusif
Distribusi
selektif digunakan untuk memasarkan produk-produk spesial melalui sstem
distribusi eksklusif. Perusahaan hanya menggunakan satu atau bebarapa toko
untuk suatu daerah pemasaran tertentu. Distribusi eksklusif ini cocok untuk
mendistribusikan barang-barang mewah yang bernilai tinggi seperti jam tangan,
mobil, parfum dan benda seni. Hanya konsumen tertentu yang membutuhkannya
sehingga mereka mau berkorban untuk mendapatkannya.
Daftar Pustaka
MATERI INISIASI 8
MANAJEMEN PEMASARAN UNIVERSITAS TERBUKA 2014http://abetamam.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar