Halaman

Jumat, 31 Oktober 2014

Apa Bedanya Manajemen Keuangan dengan Akuntansi ?

Ø      Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan merupakan suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh perusahaan. atau manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Manajemen Keuangan meliputi aktivitas seperti bagaimana perusahaan mendapatkan dana dan menggunakan atau mengalokasikan dana tersebut dalam berbagai bentuk investasi dan untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan secara efisien. Jadi perusahaan tidak hanya berusaha mencari dana saja, tetapi juga mengolah dana dengan baik dan menggunakan untuk kemakmuran pemegang saham.

Fungsi Utama Manajemen Keuangan :
1.      Investment Decision : Keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola perusahaan.
2.      Financing Decision : Keputusan berkaitan dengan penetapan sumber dana yang diperlukan dan penetapan perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimal)
3.      Assets Management Decision: Keputusan berkaitan penggunaan dan pengelolaan aktiva (kata bijak: lebih mudah membangun daripada mengelola)

Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana perusahaan, pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.

Ø      Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. 
Fungsi Akuntansi :
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.
Tujuan Akuntansi :
1.     Memberikan informasi yang diperlukan untuk mengelola secara tepat, efisien dan ekonomis atas suatu operasi dan alokasi sumber daya yang dipercayakan kepada organisasi. Tujuan ini terkait dengan pengendalian manajemen (management control).
2.     Memberikan informasi yang memungkinkan bagi para manajer untuk melaporkan pelaksanaan tanggung jawab dalam mengelola secara tepat dan efektif program dan penggunaan sumber daya yang menjadi wewenangnya dan tanggungjawabnya.
 
Perbedaan antara Manajemen Keuangan dan Akuntansi :

Manajemen Keuangan merupakan perencanaan, peranggaran dan pengelolaan perusahaan dalam mendapatkan dana dan menggunakan atau mengalokasikan dana tersebut untuk ivestasi dimasa yang akan datang.
Sedangkan Akuntansi adalah pencatatan transaksi baik yang sedang terjadi maupun telah terjadi danmemberikan kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. 

Sumber :

http://finamardiahhaq.blogspot.com/2011/10/apa-bedanya-manajemen-keuangan-dengan.html

Peramalan dalam dunia bisnis

 1.Salah Satu kegiatan yang terkait dengan peramalan dalam kegiatan operasional adalah meramalkan kebutuhan bahan baku yang disesuaikan dengan hasil penjadwalan sumber bahan baku agar proses produksi dapat berjalan berkelanjutan.Peramalan akurat dapat memberikan manfaat pada kepuasan pelanggan, efesiensi pengunaan kapasiats, dan pengurangan persediaan bahan baku.sebagai contoh :
1.      Departemen keuanagan, dimana dimana digunakan peramalan jangka panjang tentang aliran kas proyek dan pengunaan modal
2.      Departemen Sumber Daya manusia, digunakan peramalan untuk mengantisipasi jumlah tenaga kerja dan kebutuhan pelatihan untuk tenaga kerja tersebut.
3.      Departemen Pemasaran digunakan sebagai peramalan penjualan yang digunakan untuk peramalan jangka menengah dan peramalan jangka panjang dan untuk mengetahui kepuasan konsumen yang akan terkait dengan hubungan proses yang akan dilaksanakan,
4.      Departemen operasional digunakan untuk peramalan yang terkait dengan proses operasi contoh seperti penambahan pembelian bahan baku untuk proses pengendalian operasi yaitu peramalan untuk jangka waktu pendek. Peramalan kapasitas produksi untuk peramalan jangka panjang.

2. Siklus Penyediaan bahan baku/penambahan pembekalan (Procurement cycle) terjadi pada titik temu antara produsen/pemasok  dan meliputi seluruh proses yang digunakan untuk memastikan bahwa material tersedia bagi produksi sesuai dengan skedul. Selama Procurement cycle produsen memasan komponen dari pemasok untuk menambah persediaan komponen/bahan mentah.Hubungan ini begitu mirip antara distributor dan pemasok dengan satu perbedaan yang signifikan Sementara pesanan pada distributor/pengecer disebabkan ketidakpastian permintaan konsumen, permintaan komponen dapat ditentukan dengan tepat sekali produsen memutuskan apakan skedul produksi yang akan dijalankan.Permintaan konsumen tergantung pada skedul produksi produsen. Maka pentingnya pemasok harus memproduksi dengan peramalan karena skedul produksi produsen mungkin tidak ditentukan jauh di depan.

Daftar  Pustaka
Anis Eliyana & M. Wiratmoko (2014),Materi Pokok Manajemen Operasi. Cetakan Ketujuh. Tangerang Selatan : Universitas Terbuka